Analisis Rasio Keuangan

Selasa, 28 Mei 20130 komentar

Menghitung Rasio Profitabilitas
Saat ini saya mau coba memberikan ulasan dikit tentang Analisa Keuntungan terhadap suatu usaha PT. Nippon Indosari Corpindo dengan menggunakan beberapa rasio Profitabilitas.

Profitabilitas adalah kemapuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungan dengan penjualan, total aktiva, maupun modal sendiri. Bagi yang mau lebih lanjut mari kita teruskan
Berikut contohnya laporan rugi labanya :

PT. Nippon Indosari Corpindo
Penjualan Bersih
813.342.078.952 2
Harga Pokok Penjualan (HPP)
(433.938.241.819 2)
Laba Kotor
379.403.837.133
Biaya Penjualan (183.167.996.158)
Biaya Admin&Umum (49.749.648.429)
Biaya Operasional
(341.598.266)
Laba sebelum bunga & Pajak (EBIT)
153.226.854.731
Pendapatan keuangan
1.721.179.555 -
Laba Sebelum Pajak (EBT)
154.948.034.286
Pajak Pendapatan (48%) atas EBT
(39.015.501.244)
Laba setelah pajak
115.932.533.042

Catatan:
Total Aktiva PT. Nippon Indosari Corpindo LABA = RP 759.136.918.500

Adapun Rasio Profitabilitas yang akan dipakai adalah:
  • Gross profit margin
  • Net profit margin
  • Return on Investment (ROI)
Gross Profit Margin 
Gross Profit Margin = (Penjualan - HPP) / Penjualan Atau
Gross Profit Margin = Laba Kotor / Penjualan
Gross Profit Margin =
379.403.837.133 / 813.342.078.952 = 0,4664 = 46,46%

Gross Profit margin = 46,64%
artinya bahwa setiap Rp1,- (satu rupiah) penjualan mampu menghasilkan laba kotor sebesar Rp 0,4664. Semakin tinggi profitabilitasnya berarti semakin baik. Tetapi pada penghitungan Gross Profit Margin, sangat dipengaruhi oleh HPP, sebab semakin besar HPP, maka akan semakin kecil Gross Profit Margin yang dihasilkan.

Net Profit Margin
Net Profit Margin = Laba setelah pajak (EAT)/Penjualan
Net Profit Margin =
115.932.533.042/ 813.342.078.952 = Rp0,1425= 14,25%

Apabila Gross Profit Margin selama suatu periode tidak berubah, sedangkan Net Profit Marginnya mengalami penurunan, berarti biaya meningkat relatif besar dibanding dengan peningkatan penjualan.

Return On Investment (ROI) atau Return on Assets (ROA)
ROI = Laba setelah pajak (EAT) / Total Aktiva
ROI = 115.932.533.042 / 759.136.918.500 = Rp0,1527= 15,27%
ROI = 15,27%

artinya menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari aktiva yang dipergunakan, berarti dengan Rp1000,- aktiva akan menghasilkan laba bersih setelah pajak Rp15,27 atau dengan Rp1,- menghasilkan laba bersih (EAT) Rp0,1527,-
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Rosma
Copyright © 2011. Rosma - All Rights Reserved
Published by Hafid Cyber
Proudly powered by Blogger